Kepala MIS Darul Ulum Kotabaru Hadiri FGD Lintas Sektor Penanggulangan KLB Campak

By Redaksi BNU 07 Okt 2026, 07:11:56 WIB Kesehatan
Kepala MIS Darul Ulum Kotabaru Hadiri FGD Lintas Sektor Penanggulangan KLB Campak

Gambar : Foto Dokumentasi FGD KLB Campak 2026


Kotabaru, 6 Oktober 2026 — Kepala MIS Darul Ulum Kotabaru menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Lintas Sektor dalam rangka membahas upaya penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di wilayah kerja Puskesmas Dirgahayu. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 6 Oktober 2026, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Pulaulaut Utara.

FGD ini dihadiri oleh Camat Pulaulaut Utara, Kapolsek Pulaulaut Utara, Wakil Danramil, Kepala Puskesmas Dirgahayu, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru, serta para undangan yang terdiri dari Kepala Desa, Lurah, Kepala Sekolah TK/RA dan SD/MI yang berada di wilayah Desa Rampa dan Kelurahan Kotabaru.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah awal dalam memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran penyakit campak. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kegiatan, terdapat indikasi 8 kejadian campak di Desa Rampa dan 2 kejadian di Kelurahan Kotabaru Hulu.

Sebelum memasuki sesi diskusi, peserta mendapatkan pemaparan materi dari narasumber Puskesmas Dirgahayu mengenai penyakit campak, mulai dari penyebab, dampak terhadap kesehatan, hingga langkah-langkah penanggulangannya, khususnya melalui pemberian imunisasi campak.

Diskusi kemudian dipimpin langsung oleh Camat Pulaulaut Utara, Hj. Frida Yusiana, S.Hut., M.Hut. Para peserta tampak antusias menyampaikan berbagai masukan serta kendala yang ditemukan di lapangan dalam pelaksanaan program vaksinasi campak, baik melalui posyandu maupun di satuan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MIS Darul Ulum Kotabaru menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan program imunisasi tambahan (ORI) Campak bagi peserta didik yang berusia di bawah 13 tahun. Ia juga memberikan masukan agar pelaksanaan vaksinasi di sekolah disertai dengan sosialisasi yang lebih intensif kepada orang tua atau wali murid, khususnya bagi orang tua yang masih keberatan atau belum bersedia anaknya mendapatkan vaksinasi.

Menurutnya, pemberian pemahaman yang baik kepada orang tua sangat penting untuk membangun kesadaran dan mengubah pola pikir mengenai pentingnya imunisasi sebagai salah satu upaya perlindungan kesehatan anak. Dengan adanya dukungan dari orang tua, satuan pendidikan, tenaga kesehatan, serta seluruh lintas sektor, diharapkan cakupan vaksinasi campak dapat mencapai target 80 hingga 100 persen.

Kepala MIS Darul Ulum Kotabaru berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga upaya pencegahan penyebaran campak dapat berjalan optimal serta kesehatan dan keselamatan peserta didik senantiasa terjaga.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment